Aksaraini's

Blog EntryMencoba Memaknai Hari Pendidikan NasionalMay 3, '08 4:07 AM
for everyone

Hari peringatan pendidikan nasional yang jatuh pada tanggal 2 Mei kali ini mengajak saya berkontemplasi perihal makna pendidikan dan peran serta pendidik lantas seberapa besar perubahan yang telah mereka lakukan, baik dalam kehidupan saya secara khusus maupun dalam pengembangan mental masyarakat Indonesia secara umum. Saya tidak akan mengangkat sisi gelap pendidikan Indonesia seperti tawuran pelajar sebagai ‘cara’ baru untuk memaknai hari pendidikan nasional. Saya juga tidak akan berbicara mahalnya harga sebuah ilmu pengetahuan yang katanya merupakan hak asasi manusia. Karena apa? Karena ketika kita terlalu memberikan perhatian pada sisi gelap dalam melihat sesuatu, kita akan lupa memaknai nikmat yang kita miliki. Meskipun saya sadar, ketidakpuasan merupakan awal dari sebuah pembaharuan, seperti yang dilakukan oleh Puti, Kandi, Agni, Dodi, Jodi dkk.

 

Kembali ke ranah pendidik, karena hari ini saya berusaha mengkontemplasikan nikmat pendidik hebat yang pernah dan sedang bersinggungan dalam kehidupan saya. Definisi pendidik yang saya maksudkan di sini bukan hanya para pengajar yang terikat dalam sebuah institusi, baik formal maupun informal, namun lebih jauh adalah mereka yang memberikan pembelajaran hidup sehingga semakin memanusiakan seorang Nur Aini. Mereka yang dengan caranya masing-masing menyentuh hati dan pikiran saya lantas menjadi bagian dari proses pengembangan diri.

 

Memanfaatkan kesempatan ini, saya mengirimkan beberapa pesan elektronik guru-guru kehidupan. Bunyinya seperti ini

 

“ Ass, selamat hari Pendidikan Nasional. Terima Kasih telah mendidik hati dan pikiran J”.

 

Pesan itupun mendapatkan respon positif dari beberapa orang hebat dalam hidup saya. Hal yang saya syukuri dari keputusan saya hari ini adalah bahwa saya telah menggunakan momentum tersebut untuk memberikan sebuah penghormatan khidmat, meskipun hanya sebatas barisan kata di layar maya. Semoga suatu hari nanti penghormatan yang bisa saya berikan dapat lebih nyata seperti membanggakan mereka dan semoga mereka dan saya tidak pernah berhenti menjadi pendidik bagi diri sendiri dan orang lain.

 

Terima Kasih untuk semua guru kehidupan yang telah menjadi agen perubahan.

 

Hidup pendidikan Indonesia! J

 

Jakarta, 2 Mei 2008

 

 

Nur Aini


armend28 wrote on May 3
jadi inget jaman SD...???
yoriapriori wrote on May 3
Meskipun saya sadar, ketidakpuasan merupakan awal dari sebuah pembaharuan, seperti yang dilakukan oleh Puti, Kandi, Agni, Dodi, Jodi dkk.
colongan sebut nama!!
aksaraini wrote on May 5
engga ko! huh, Yori sok Tahu!!!!!!!!
yoriapriori wrote on May 5
hihihi. nebak boleh dong.
aksaraini wrote on May 7
boleh ko boleh.. heuheuheu.... itu agni temennya Dodi, ms. bukan Agni temennya Yorii.... ups!
yoriapriori wrote on May 7
ah itu bukan temen, tapi cinta mati. ahahahahah
Add a Comment
   
© 2008 Multiply, Inc.    About · Blog · Terms · Privacy · Corp Info · Contact Us · Help

Template design Copyright © 2005 Remi Prevost Some rights reserved.