Selama
ini aku mencintai seonggok batu
Sayangnya
akupun batu
Yang
bilamana bertemu hanya akan pecah terbelah
Karena
itulah aku belajar untuk menjadi air
Namun
air saja tak cukup, katamu
Karena
kamu membutuhkan air yang memiliki tekanan
Kecil
tapi selalu ada
Bukan
derasnya air terjun atau gemericik air yang hanya mengalir
Namun
tidak meninggalkan bekas
Hanya
rasa basah yang hilang saat kamu
bermandi
cahaya mentari
Bandung, 10
januari 2007
Nur
Aini